Toples Ratu Semut


bibit-kroto (162)Perlu diketahui bahwa ratu semut wajib membutuhkan pengawal dari semut pekerja maupun semut perawat.Ada lebih dari 500 ekor semut mengerubung ratu silih berganti, dan masing-masing bertugas menyuapi makanan ratu semut, mengatur telur yg keluar dari perut ratu semut serta membantu perpindahan ratu semut.
Oleh karena itu toples tempat ratu semut harus didesain agar terbuka, dengan pintu keluar masuk yang banyak dan lebar untuk hilir mudik semut pengawal ratu. Kurangnya jalan keluar masuk ke arah ratu mengakibatkan ratu kurang pasokan makanan dan berakibat tidak produktif serta menjadi kurus dan bahkan berakibat kematian.

Bahaya lain dari kurangnya jalur ke arah ratu akan mendorong pekerja untuk membawa ratu ke arah tempat yang lebih ideal untuk ratu semut bersarang. Pada proses perpindahan ini jika pintu keluar masuk terlalu sempit namun oragan ratu seperti kaki atau kepala dapat keluarmaka semut dari luar akan menarik sekuat tenaga dan karena perut ratu yg notabene lebih besar tidak muat akhirnya putuslah badan ratu. Bahkan ketika salah satu kaki ratu putus punsangat berpotensi menimbulkan pembantaian ratu.
Idealnya ratu diletakkan dalam toples terbuka dan diletakkan pada pertemuan jalur rangka kandang/rak. Dekatkan wadah makanan dengan toples ratu sehingga pasokan terjamin, namu beri sedikit jarak agar penumpukan makanan tidak terjadi di toples ratu. Aktifitas perburuan di sekitar ratu semut secara berlebihan juga mengakibatkan ratu tidak nyaman dan memicu perpindahan.
Ratu tidak mempunyai hormon pengenal mandiri, namun mempunyai hormon penarik yg hanya berfungsi jika bereaksi dengan feromon pekerja. Artinya, untuk ratu baru tanpa koloni sedikitpun akan tidak dikenali jika langsung dicampur dengan koloni besar, dianggap asing dan hanya akan dibantai oleh koloni. Untuk ratu baru dengan koloni bawaan meskipun tidak banyak cenderung aman dicampurkan dengan koloni besar. Ratu baru tanpa pengawal sedikitpun perlu perlakuan khusus, yakni tempatkan ratu pada satu meja/rak kosong di dalam toples terbuka, beri seekor pekerja, tunggu beberapa saat sampai terjadi kontak. Beri lagi pekerja hingga terjadi kontak dan begitu seterusnya sampai kira-kira jumlah pekerja cukup. Pemberian pekerja setelah ada beberapa pekerja yg kontak fisik dengan ratu bisa dilakukan berkelompok. Saat pengawal sudah cukup,ratu dalam toples plus pekerja sudah siap dicampurkan ke dalam koloni besar.
Ratu semut biasa saling tarik menarik dengan ratu semut lain dalam satu koloni dan akhirnya ratu minor akan ditarik ke dalam sarang/toples ratu dominan. Jika besaran dan sirkulasi toples memungkinkan, hal ini bisa terjadi hingga puluhan ekor ratu semut.
Untuk rak bambu, toples ratu semut tinggal diletakkan pada pertemuan tiang rak kandang dalamkeadaan terbuka menghadap ke bawah, untuk rak dengan alas triplek letakkan toples ratu seperti pada rak bambu hanya saja perlu diganjal pada bagian bawahnya dengan bilah bambu ataupun potongan kardus dst.